Friday, March 30, 2012

Bukan Dia Tapi Aku

berulang kali kau menyakiti
berulang kali kau khianati
sakit ini coba pahami
ku punya hati bukan tuk disakiti

* ku akui sungguh beratnya
meninggalkanmu yang dulu pernah ada
namun harus aku lakukan
karena ku tahu ini yang terbaik

ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

repeat *

reff:
ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

cintaku lebih besar dari cintanya
mestinya kau sadar itu
bukan dia, bukan dia, tapi aku

begitu burukkah ini
hingga ku harus mengalah

ku harus pergi meninggalkan kamu (pergi.....meninggalkanmu)
yang telah hancurkan aku
(kau telah hancurkan aku)
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

cintaku
(cintaku.....lebih besar dari benciku)
lebih besar dari benciku
cukup aku yang rasakan
(jangan dia) jangan dia
(jangan dia) jangan dia cukup aku

(jangan dia jangan dia) cukup aku
(jangan dia)

Thursday, March 29, 2012

Hidup Tak Selamnya Indah

Kita manusia tidak selamanya merasakan kebahagiaan, kesenangan, dan keceriaan.
Karena Tuhan Maha Adil, Dia Sang Pencipta, yang memiliki jagat raya ini.
seperti yang dialami Budi, dia adalah remaja yang masih berstatus mahasiswa di suatu perguruan tinggi swasta.
Suatu ketika ia mendapat teman hidup yang merubah hidupnya. karena ia terlihat ceria, tersenyum disepanjang harinya.saat berkuliah ia terlihat bersemangat, melakukan sesuatupun terlihat tanpa beban. sungguh pemandangan yang jarang terlihat dalam keseharianya. 1-2 bulan berjalan keadaan Budi sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya. sedikit menekuk wajahnya sambil terus berdiam diri. terlihat ada sesuatu yang coba dia sembunyikan dari teman-teman kelasnya. akan tetapi lama-lama Budi bercerita pada salah satu temanya bahwa di kecewakan teman hidupnya yang dia banggakan. jiwanya terguncang, seakan dia tidak mau untuk menerima kenyataan itu. yang ada dalam fikiranya hanya ingin kembali pada Tuhan.
Mungkin seperti itukah anggapan orang yang sedang menerima cobaan dari Tuhan?
tidak, hidup kita di dunia sudah ada yang mengaturnya, kita semua adalah Milik-Nya.
semua pasti akan kembali pada-Nya.
Akan tetapi semua itu hanya Tuhan yang Tahu. Budi harus bersikap tegar, terus bersemangat melanjutkan masa depanya " WALAUPUN TETATIH JANGAN MENYERAH UNTUK TETAP BERDIRI" dalam keadaan apapun kita harus tetap bersyukur, karena Tuhan tidak akan memberikan ujian diatas batas kemampuan umatnya.
tetap semangat karena Tuhan tahu yang terbaik untuk kita.